Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Endah, Tidak Minder Walau Berbeda Gender

Pelaksanaan kegiatan pelatihan survival dan vertical rescue di Cidahu, Sukabumi kemarin memberikan kesan mendalam bagi Endah Khamelia, seorang pengusaha muda di bidang kesehatan yang sehari-hari sibuk mengurus berbagai bisnisnya.  Endah yang sejak 2017 memutuskan terjun ke dunia sosial kemanusiaan ini menjadi 1 dari 2 peserta perempuan yang bergabung dalam pelatihan.  ”Saya pernah belajar mengenai manajemen bencana ketika kuliah tetapi belum pernah merasakan praktik langsung, oleh sebab ini saya ingin memperkuat teori yang saya ketahui dengan praktik lapangan,” ujar Endah saat ditanya apa motivasinya mengikuti agenda ini.  Endah mengaku puas karena kegiatan ini membawanya bertemu dengan teman-teman teman yang asik, seru, dan ramai. Ditambah dengan pemateri dan instruktur lapangan yang berkompeten sehingga banyak sekali imu baru yang bisa ia gali dari para ahli di bidangnya.  Kalau diceritakan momen tiga hari di Taman Nasional Gunung Halimun, Salak, Sukabumi, banyak s...

Human Initiative Gelar Pelatihan Gabungan Untuk Dongkrak Mutu Relawan Kemanusiaan

Gambar
Sukabumi – Memegang peran penting dalam penanganan bencana baik dalam masa pra bencana ataupun tanggap darurat, relawan diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan kualifikasinya dalam penanganan segala lini kebencanaan. Untuk itu Human Initiative merasa perlu mengadakan pelatihan gabungan antar Lembaga kemanusiaan untuk mendongkrak mutu para relawan.  Pelatihan ini merupakan wadah peningkatan kapasitas relawan serta wahana komunikasi untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kesatuan yang solid antar sesama relawan penanggulangan bencana. Mereka akan mendapatkan pembekalan pengetahuan dan keterampilan tentang kebencanaan, transportation and evacuation, jungle survival, vertical rescue, manajemen perjalanan, serta teknik bernavigasi darat.  Harapannya, pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan, kreatifitas dan profesionalisme dalam upaya memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga tercipta relawan penanggulangan bencana yang professional, siap, siaga dan waspada. Ke...

Tingkatkan Kapasitas Relawan, Human Initiative Gelar Pelatihan Gabungan Pertama Sejak HII didirikan

Gambar
Sukabumi – Human Initiative menggelar Pelatihan Survival dan Vertical Rescue yang berlangsung pada Jumat – Minggu, 12 – 14 November 2021, di Cidahu, Gunung Salak, Sukabumi.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para relawan supaya mampu, mahir dan berkompeten dalam merespon berbagai kebencanaan di tanah air. Pada praktiknya, lewat pelatihan ini para peserta dilatih supaya dapat menguasai kemampuan bernavigasi darat, jungle survival, teknik pengangkatan korban bencana, serta teknik vertikal rescue.  Sementara itu, Vice President Operations Human Initiative, Andjar Radite memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta sebelum rombongan meninggalkan kantor Human Initiative Cijago, Depok. “ Indonesia merupakan negara dengan letak geografis yang berpotensi terjadinya berbagai fenomena alam. Berbagai tantangan muncul mulai dari iklim, lempengan bumi, serta kondisi kawasan yang menyebabkan berbagai ancaman potensi bencana diantaranya banjir, longsor, kebakaran dan ...

Doa Tulus Bu Neneng untuk Anak Didiknya

 25 november kemarin, tepatnya pada momen peringatan Hari Guru Nasional, tim Human Initiative berkesempatan bertemu dengan sosok pahlawan pendidikan yang dari matanya tulus terpancar kecintaannya kepada anak didiknya.   Neneng Juriah merupakan guru yang sudah jatuh bangun merasakan asam garam di dunia belajar mengajar. Tahun ini genap sudah 23 tahun ia berkarir menjadi seorang guru.  Setiap harinya Bu Neneng bangun pagi untuk melaksanakan qiyamulail, dilanjut salat subuh lalu bersiap-siap membuka link pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada murid-muridnya melalui zoom meeting. Sebelum pandemi melanda, jam 6 pagi Bu Neneng sudah pergi dari rumah menuju ke sekolah tempat ia mengajar.   Sambutan para murid yang sumringah berdiri di depan pagar sekolah merupakan hal paling berkesan yang tidak akan Bu Neneng lupakan.  “Anak-anak itu adalah anugerah terbesar dalam hidup saya, mereka memberikan warna dalam hidup sehingga hidup saya menjadi bermakna” ujar...

Didiet Maulana, Mengangkat Cerita di Balik Indahnya Wastra Nusantara

Kain tenun merupakan satu dari sekian banyak keberagaman dan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Dengan beragam corak dan warna serta kisah di baliknya, Didiet Maulana, Designer IKAT Indonesia yang sekaligus merupakan edukator wirausaha berusaha untuk mengangkat citra kain ini menjadi sesuatu yang bermakna dan menjadi keunggulan bagi item fashion Indonesia. Semakin banyak hal yang kita miliki terkadang membuat kita tidak sadar bahwa hal tersebut ternyata amat berharga. Hal itulah yang sekiranya terjadi pada tahun 2010 saat salah satu negara hendak mengakui kain tenun sebagai bagian dari budaya mereka. Respon anak muda Indonesia yang menggebu dan menolak hal tersebut membuat Didiet bertekad untuk membuat generasi ini mengetahui kekayaan apa yang mereka miliki, sehingga ada perasaan bangga atas kekayaan budaya mereka saat bersandingan dengan teman-temannya yang lain. Didiet yang memang berpengalaman di bidang fashion bertekad untuk membangun kekayaan Indonesia lewat dunia ini....

Sustainable Fashion Jadi Kebutuhan, Bukan Lagi Tren

  Kerusakan yang terjadi di planet ini terus mengalami peningkatan setiap harinya. Di antara problem yang terus bermunculan, solusi yang berada pada garis stagnan tidak bisa menuntaskan permasalahan yang ada. Untuk itu lompatan energi kreatif sangat dibutuhkan untuk menggerakan berbagai aspek dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan hadir sebagai salah satu dari ide kreatif itu, belakangan ini Sustainable fashion sendiri sudah menjadi perhatian sebagian besar masyarakat khusunya para pelaku bisnis fesyen. Tidak hanya peduli terhadap apa yang dikenakan, konsep ini menuntut pelaku untuk memikirkan impact yang bisa dibangun dari fesyen. Handoko Hendroyono CEO Mbloc Space yang juga merupakan founder filosofi kopi menjelaskan mengenai konsep sustainable fashion ini pada kesempatannya menghadiri Webinar Pelestarian Budaya Lokal Melalui Bisnis Fesyen yang diadakan untuk Memperingati Hari Tenun Nasional. Sustainable fashion lekat deng...

Sandiaga Uno: Kontribusi Ekraf Terhadap PDB Indonesia Terbesar Ketiga di Dunia

  Satu setengah tahun sudah kita berada pada masa pandemi, sekarang kita sedang berada di fase FUCA yang terdiri dari fluctuation (gejolak), uncertainty (ketidakpaastian), complexity (kompleksitas), dan ambiguity (keadaan ambigu), untuk itu diperlukan lebih banyak inovasi, adaptasi, dan kolaborasi untuk bertahan di fase ini. Setidaknya itu yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Sandiaga Salahudin uno pada Webinar Pelestarian Budaya Lokal Melalui Bisnis Fesyen. Webinar yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Tenun Nasional itu mengundang beberapa speaker terkenal tanah air di antaranya Sandiaga Salahudin Uno, Handoko Hendroyono, Didiet Maulana, dan Zee Zee Shahab. Pada kesempatan kali itu, Sandiaga hadir menggunakan kain tenun yang ia sampirkan di salah satu pundaknya. Diketahui, kain tenun tersebut merupakan wastra dari Kabupaten Nakegeo Nusa Tenggara Timur. Menurut Sandi, sejak tahun 2020 sektor ekonomi kreatif memiliki kontribusi yang cukup tingg...

Apel Siaga Banjir, Kolaborasi Berbagai Lini

Gambar
  Musim hujan dan banjir Jakarta yang rutin datang setiap tahunnya memerlukan tindakan sebagai bentuk pesiapan diri. Untuk itu, apel ini dinilai penting untuk mengurangi resiko banjir Jakarta. Itulah yang disampaikan Yudiman, pria paruh baya yang merupakan Komandan Baznaz Bazis Provinsi DKI Jakarta. Menurut Yudiman, apel ini menunjukan kondisi kita yang siap siaga dan menjadi bentuk evaluasi terkoordinir mengenai jumlah personel yang tersedia, kekuatan, serta peralatan yang ada. Berdasarkan data ini, nantinya SDM dan SDA yang ada akan dibagi-bagi ke seluruh wilayah DKI Jakarta. Relawan dengan postur tubuh tegap dan tinggi ini juga mengutip perkataan Pak Anies Baswedan tentang tiga hal yang harus dipegang dalam menghadapi musim hujan, siaga, tanggap, dan galang. Tiga hal ini perlu menjadi perhatian mengingat adanya tiga ancaman utama penyebab terjadinya banjir di Ibukota. Baznaz sendiri sudah menyiapkan 4 buah perahu, 2 kano, dan sejumlah besar relawan. Selain itu support log...