Fakta Tebing Batu Tumpang, Sensasi Memanjat di Udara Dingin




Kawasan Batu Tumpang atau yang biasa disebut batu numpang merupakan kawasan perkebunan teh yang merupakan jalan menuju kawasan Pantai Selatan Garut jika diakses melalui rute Cikajang-Cisompet. Tebing andesit dengan ketinggian 65 meter ini tepatnya terletak di Jalan Raya Cikajang-Pamengpeuk, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Banjarwangi, Garut. Terletak sekitar 32 kilometer dari pusat Kota Garut.

Akses menuju Garut dari Jakarta bisa ditempuh menggunakan bus lintas provinsi jurusan Garut yang bisa dinaiki dari Terminal Kampung Rambutan dengan waktu tempuh 4 – 5 jam perjalanan dan dengan kisaran harga Rp60.000 – Rp80.000. Sedangkan perjalanan dari Garut menuju Tebing Batu Tumpang bisa ditempuh menggunakan elf jurusan Garut – Pamengpeuk dengan estimasi waktu tempuh dua jam perjalanan dari Simpang Lima Garut.
Penduduk di sekitar tebing merupakan masyarakat sunda yang mayoritas bekerja sebagai petani dan beragama Islam. Lokasi di sekitar tebing dipenuhi dengan banyak warung karena Tebing Batu Tumpang terletak di jalur antara pusat Kota Garut dengan salah satu objek wisata terkenal yaitu Pantai Santolo – Pamengpeuk.

Nama Batu Tumpang diambil dari kata batu numpang karena tebing batu itu seperti bongkahan batuan besar yang hanya menumpang di tanah lapang tersebut. Suhu udara di Desa Tanjungjaya cenderung dingin, menurut Bu Rina salah satu warga yang tinggal di kaki tebing, pada malam hari, suhu udara bisa menyentuh angka 15 derajat celcius. Dengan kondisi seperti ini, tebing ini sering kali dikelilingi kabut saat sore menjelang malam hari.

Tebing yang termasuk dalam kategori tebing andesit ini memiliki total 18 jalur panjat yang dirintis oleh Tedi Ixdiana dan tim. Sepuluh jalur yang sudah diberi nama diantaranya adalah Jalur Perjalanan, Ponggo, Sugarfree, Opal, Semangat pagi, Anggrek, Pedro/ Metro, Hamboer 1, Hamboer 2, dan Jalur Galuh. 

Jalur Anggrek adalah satu-satunya jalur yang perintisannya sudah mencapai puncak. Jalur Anggrek terdiri dari tiga pitch (termasuk top). Pada pitch satu kalian akan menemukan tiga hanger besi sebagai tambatan. Begitu juga dengan di pitch dua. Jalur panjat dari pitch 1 sampai ke pitch 2 memiliki jalur paling panjang dengan dua over hank yang akan ditemui. Jalur ini bisa dikatakan sulit karena hanya ada sedikit pegangan dan pijakan, ditambah tekstur batuan yang licin menambah sulit pemanjatan.


DATA SPESIFIK TEBING

Nama Tebing  : Tebing Batu Tumpang
Tinggi             : 65 Meter
Lokasi             : Tanjungjaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Koordinat        : 7°24'44.3"S 107°49'47.7"E
Jenis Batuan    : Andesit
Kelas               : 5.11
Penduduk        : Suku Sunda
Bahasa            : Bahasa Indonesia dan Sunda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Ketakutan, Taklukan Tebing di Tengah Udara Dingin

Mbah Rono, Sosok Sederhana Penjaga Gunung Api